Pemberantasan

Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat

Terkini







Selasa, 26 Februari 2019

DISEMINASI INFORMASI P4GN PADA KEGIATAN SARASEHAN PIMPINAN DAERAH PEMUDA MUHAMMADIYAH LAMPUNG TIMUR

Sabtu, 23 Februari 2019 pukul 09.00,   Kepala BNN Kabupaten Lampung Timur Aslinda, S.E. yang di wakili oleh Kasi P2M Johan Ibrahim, S.E. beserta staff melaksanakan kegiatan Diseminasi Informasi P4GN melalui Insert Konten pada kegiatan Sarasehan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Lampung Timur dengan Tema "Mempersiapkan Pemuda ke Depan yang berImtaq, Kreatif, Inovatif dan bermanfaat, yang di ikuti oleh 200 orang peserta. [caption id="attachment_398" align="aligncenter" width="300"] Foto bersama dengan para peserta[/caption]Pada kesempatan tersebut Kasi P2M menyampaikan materi tentang Bahaya Narkoba dan Upaya untuk Mencegah Peredarannya dan membentuk pola pikir untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. [caption id="attachment_395" align="aligncenter" width="300"] Kasi P2M menyampaikan materi kepada peserta[/caption]Ketua Pelaksana kegiatan Sarasehan IMRON FADLI, mengapresiasi dan memfasilitasi diadakannya kegiatan Insert Konten oleh BNNK Lampung Timur, sebagai bentuk dukungan terhadap Program P4GN di Kabupaten Lampung Timur. Para peserta kegiatan ini pun sangat antusias, dilihat dari banyaknya pertanyaan yg diajukan oleh peserta kepada Narasumber. [caption id="attachment_396" align="aligncenter" width="300"] Permberian bahan kontak kepada perwakilan dari Pemuda Muhammdiyah[/caption]Dengan kegiatan Diseminasi Informasi melalui Insert Konten ini diharapkan semakin meningkatnya pengetahuan para Pemuda terhadap Bahaya Narkoba sehingga timbul kesadaran untuk menjauhi segala bentuk narkoba dan mencegah peredarannya.




Kamis, 19 September 2019

ASISTENSI PENGUATAN PEMBANGUNAN BERWAWASAN ANTI NARKOBA

Pada hari Rabu, 18 September 2019 pukul 08.00 Kepala BNN Kabupaten Lampung Timur Aslinda,S.E didampingi oleh Kepala Seksi P2M Johan Ibrahim, S.E. melaksanakan kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba di Aula Barokah Meeting Point.Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih sebanyak 30 peserta yang terdiri dari 12 guru SMA/SMK, 5 Guru SMP, 5 Tokoh Agama, 5 Anggota Karang Taruna serta 3 Anggota SatGas Anti Narkoba bentukan Polres Lampung Timur. Acara ini dibuka langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Lampung Timur Aslinda, S.E.Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 2 hari yakni pada tanggal 18-19 September 2019. Pada hari pertama dihadirkan 4 Narasumber yakni:

  1. Aslinda, S.E. selaku Kepala BNN Kabupaten Lampung Timur
  2. Drs. Ahmad Alamsyah, M.M selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan BNN Provinsi Lampung
  3. Drs. Joko Santoso selaku Kepala UPT Dikmensus Disdik Provinsi Lampung Wilayah II
  4. M. Yasin, S.Kom selaku Kasi Pembinaan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Timur.
Pada kesempatan kali ini, Drs. Ahmad Alamsyah, M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk relawan yang merupaka perpanjangan tangan dari Badan Narkotika Nasional. Diharapkan para relawan mampu bekerja secara optimal dan berpegang teguh pada prinsip utama yaitu tanpa pamrih, profesional dan berintegritas. Selain itu dilaksanakan penyerahan sertifikat secara simbolis yang diserahkan langsung oleh Drs. Ahmad Alamsyah, M. M kepada salah satu peserta yaitu Aris Isnaeni Hasan, S. Pd selaku perwakilan dari SMA N 1 Marga Tiga.  Selanjutnya pada hari kedua Kamis, 19 September 2019 merupakan hari terakhir dari rangkaian kegiatan Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba setelah sebelumnya dilaksanakan pada tanggal 18 September 2019. Pada hari kedua ini juga dihadirkan 4 Narasumber yakni:
  1. Johan Ibrahim, S.E. selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Lampung Timur
  2. Rifian Hadi, M.Pd. selaku Sekertaris Badan Kesbangpol Kab. Lampung Timur
  3. Iptu Abadi, S.E. selaku Kasat Narkoba Polres Lampung Timur.
  4. Soni Gunawan, S.E. selaku Kepala Seksi Rehabilitasi BNN Kabupaten Lampung Timur.
Pada kesempatan kali ini, Iptu Abadi, S.E. menyampaikan bahwa masyarakat harus turut andil dalam melaksanakan pencegahan. Beliau memaparkan bahwa pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan sosialisasi kepada orang terdekat terlebuh dahulu. Hal ini ditujukan untuk meningkatkan kepekaan masyarakat sekitar terkait dampak Narkoba.Kegiatan ini ditutup oleh Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Lampung Timur selaku Ketua Pelaksana Acara dengan memberikan sertifikat kepada seluruh peserta yang hadir.



Senin, 27 Mei 2019

Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M)

Pengertian Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 :

  • Narkotika adalah Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis mau pun semi sintetis, yang dapat menyebabkan pemurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
  • Psikotropika adalah Zat atau obat, baik alamiah mau pun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan prilaku.
  Pengaruh Penyalahgunaan Narkotika:
  • Depresan, menurunkan kerja otak dan memperlambat aktivitas/respon tubuh. Contoh: Morfin dan Heroin. Dampaknya membuat rasa ketagihan dan Overdosis yang dapat menyebabkan koma, bahkan kematian karena tidak berfungsinya sistem pernafasan.
  • Halusinogen, mengganggu persepsi panca indra dalam merespon rangsangan. Contoh: Ganja, LSD, Magic Mushrooms, dan lain-lain. Dampaknya dapat menyebabkan halusinasi serta menyebabkan dan mengubah distorsi tentang persepsi, pikiran, kondisi sekitar, ruang dan waktu.
  • Stimulan, mempercepat kerja susunan saraf pusat, meningkatkan detak jantung, tekanan darah dan suhu tubuh. Contoh: Amfetamin dan Kokain. Dampaknya hilangnya nafsu makan, membuat sulit tidur, menyebabkan panik dan cemas serta sakit kepala dan paranoid.
   Pencegahan dari diri sendiri:
  • Berani menolak
  • Tidak memulai untuk mencoba atau mengkonsumsi
  • Mengisi waktu luang dengan kegiatan positif
  • Menjaga komunikasi dengan keluarga
Pencegahan dari dalam keluarga:
  • Orang tua melakukan komunikasi efektif dan mendekatkan diri dengan anak
  • Menerapkan displin keluarga secara konsisten dan efektif
  • Orang tua menerapkan pola hidup sehat dan aman


Senin, 27 Mei 2019

Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M)

Pengertian Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 :

  • Narkotika adalah Zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis mau pun semi sintetis, yang dapat menyebabkan pemurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.
  • Psikotropika adalah Zat atau obat, baik alamiah mau pun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan prilaku.
  Pengaruh Penyalahgunaan Narkotika:
  • Depresan, menurunkan kerja otak dan memperlambat aktivitas/respon tubuh. Contoh: Morfin dan Heroin. Dampaknya membuat rasa ketagihan dan Overdosis yang dapat menyebabkan koma, bahkan kematian karena tidak berfungsinya sistem pernafasan.
  • Halusinogen, mengganggu persepsi panca indra dalam merespon rangsangan. Contoh: Ganja, LSD, Magic Mushrooms, dan lain-lain. Dampaknya dapat menyebabkan halusinasi serta menyebabkan dan mengubah distorsi tentang persepsi, pikiran, kondisi sekitar, ruang dan waktu.
  • Stimulan, mempercepat kerja susunan saraf pusat, meningkatkan detak jantung, tekanan darah dan suhu tubuh. Contoh: Amfetamin dan Kokain. Dampaknya hilangnya nafsu makan, membuat sulit tidur, menyebabkan panik dan cemas serta sakit kepala dan paranoid.
   Pencegahan dari diri sendiri:
  • Berani menolak
  • Tidak memulai untuk mencoba atau mengkonsumsi
  • Mengisi waktu luang dengan kegiatan positif
  • Menjaga komunikasi dengan keluarga
Pencegahan dari dalam keluarga:
  • Orang tua melakukan komunikasi efektif dan mendekatkan diri dengan anak
  • Menerapkan displin keluarga secara konsisten dan efektif
  • Orang tua menerapkan pola hidup sehat dan aman


Suara Masyarakat


DATA STATISTIK BNNP LAMPUNG

0

Total Kasus Narkoba

0

Total Tersangka Kasus Narkoba

0

Total Pasien Penyalahgunaan

0

Jumlah Penggiat Anti Narkoba

0

Jumlah Sebaran Informasi

Tautan Terkait